Sebelum menjadi Camat Kuta Baro, ia merupakan salah seorang tenaga ahli bidang pendapatan daerah di Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Kemudian dengan kepiawaiannya dan mampu melakukan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, Zahrul dipercayakan di Dinas Pertambangan untuk mengenjot Pendapat Asli Daerah (PAD) kala itu.
Namun setelah Dinas Pertambangan dilebur, ia kemudian ditempatkan di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Besar.
Hingga pada masa pemerintahan Bupati Syech Muharram dan Wakil Bupati Syukri A Jalil, ia kemudian ditempatkan menjadi orang nomor satu di Kecamatan Kuta Baro.
Usai dilantik, Zahrul mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bupati Syech Muharram, untuk membantu tugas-tugas Bupati sebagai administrator di Kuta Baro.
"Tentu ini sebuah kemuliaan sekaligus kepercayaan dan amanah yang harus saya tuntaskan dalam membantu Pak Bupati. Semoga amanah ini dapat saya laksanakan dengan baik," katanya.
Untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab itu, ia memohon dukungan dan masukan dari unsur Forkopimcam Kuta Baro, para ulama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda, dan Imum mukim serta para Keuchik yang ada dalam wilayah kecamatan Kuta Baro.
"Kami yakin dengan dukungan semua pihak, pasti pembangunan daerah dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dan pastinya jika ada persoalan bisa kita selesaikan dengan baik bersama-sama," tutur Zahrul.(*)
