Menurut Zahrul kegiatan tersebut dinilai memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat dan pencegahan stunting di wilayah setempat.
Pelaksanaan PBL yang berlangsung di beberapa gampong dalam Kecamatan Kuta Baro melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan edukasi kesehatan, pendataan gizi masyarakat, penyuluhan kepada ibu hamil dan balita, serta pendampingan posyandu. Kehadiran mahasiswa juga disambut baik oleh aparatur desa dan masyarakat karena dianggap membantu memperkuat program kesehatan yang selama ini dijalankan pemerintah kecamatan.
Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, mengatakan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah sangat penting dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat gampong. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar di lapangan, tetapi juga turut membawa semangat perubahan dan inovasi bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa PBL Program Gizi Poltekkes Aceh di Kecamatan Kuta Baro. Kehadiran mereka memberikan edukasi yang sangat bermanfaat kepada masyarakat, terutama terkait pola hidup sehat, pemenuhan gizi keluarga, dan pencegahan stunting,” ujar Zahrul Fuadi, SE.
Ia menambahkan, persoalan gizi masih menjadi perhatian bersama, sehingga diperlukan keterlibatan berbagai pihak untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat secara berkelanjutan. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen edukasi yang mampu menyampaikan informasi kesehatan dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan dapat menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan. Dengan adanya mahasiswa di tengah masyarakat, tentu akan membantu meningkatkan pengetahuan warga tentang pentingnya menjaga kesehatan dan asupan gizi,” tambahnya.
Sementara itu, para mahasiswa PBL Program Gizi Poltekkes Aceh mengaku memperoleh banyak pengalaman selama menjalankan kegiatan di Kecamatan Kuta Baro. Selain belajar memahami kondisi masyarakat secara langsung, mereka juga dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lapangan.
Kegiatan PBL tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa dalam membangun kepedulian sosial dan profesionalisme di bidang kesehatan masyarakat.(*)

